Candi Prambanan

Yogyakarta adalah pusat kebudayaan Indonesia terutama bangunan bersejarah yaitu candi. salah satunya dalah candi borobudur Dibangun pada abad ke 9, “Trimurti” ini didedikasikan untuk tiga trinitas dalam agama Hindu, Brahma, sang pencipta, Wisnu atau Wisnu, pelestari dan Siwa penghancur dan merupakan kumpulan dari 240 kuil Hindu. Prambanan berasal dari Parbrahma (परब्रम्ह), yang berarti “Yang Maha Kuasa”.

Sedikit fakta tentang Prambanan:
Prambanan adalah candi dengan tata letak Mandala yang unik (sebuah representasi alam semesta). Dipercaya bahwa Hinduisme dalam bentuk Shaktisme dibawa ke Jawa dan Bali oleh Rishi Markandeya. Durga, dalam manifestasinya yang ganas, disembah sebagai Chandi atau Chandika.
Dalam bahasa Jawa, Candi mengacu pada sebuah struktur berdasarkan jenis kuil India. Kata Candi berasal dari Chandika, ditulis sebagai Candi tapi diucapkan “Chandi”.

Kuil 224 Perwara didasarkan pada jumlah yang terkait dengan Dewi Sri Yantra atau Sri Chakra.
Sri Yantra adalah semacam diagram yang digambar dengan sembilan segitiga yang saling terkait di sekitar titik pusat atau bindu.
Ada empat baris segitiga konsentris di Sri Yantra dan kuil Perwara ini menunjukkan jumlah itu dalam tata letak candi ini.
Dikatakan bahwa halaman dalam dulu dibanjiri air untuk mewakili Kshir Sagar (क्षीरसागर) atau Sea of Eternity.
Satu hal menarik yang perlu diperhatikan dalam dimensi adalah bahwa total ketinggian Candi Wisnu (33 meter) dan satu Candi Perwara (14 meter) sama dengan tinggi candi Shiv yaitu 47 meter!
Dibangun pada abad ke-8 selama dinasti Sanjaya oleh Rakai Pikatan, sekilas pertama candi megah ini mengingatkan salah satu Angkor Wat di Kamboja. Alasannya bisa dikatakan sangat sederhana. Kerajaan Pallava berkembang di India pada abad ke-6 sampai abad ke-9 dan sangat mempengaruhi arsitektur di negara-negara sekitarnya.

Candi Angkor Wat Prambanan

Semua candi di Jawa dan Bali terbuat dari batuan vulkanik. Merapi, gunung berapi yang aktif di sini, sudah lama menyemburkan lava. Tak ayal, batu hitam itu berasal dari sana. Orang bisa melihat tanah hitam di mana-mana. Dengan banyak air dan lahan subur, wilayah Jawa penuh dengan tanaman hijau dan pohon yang rimbun.

Candi Perwara:
224 candi komplementer ini disusun dalam empat baris konsentris yang jumlahnya menurun dari luar ke baris induk. Baris terluar memiliki 68 kuil, selanjutnya memiliki 60 kuil dan kemudian ada barisan lain yang memiliki 52 kuil dan kuil paling dalam. Mereka juga dianggap sebagai kuil wali.
Mereka tidak memiliki berhala apapun.

Juga, kuil-kuil itu disusun di empat teras turun sedemikian rupa sehingga kuil-kuil terpendek menuju ke arah luar semakin tinggi saat mereka masuk ke dalam. Model di atas akan memberi gambaran tentang tata letak candi. Hanya dua candi Perwara yang masih harus dilihat.
Dimensi masing-masing candi berukuran 6×6 meter persegi dan memiliki tinggi 14 meter.
Begitu Anda memasuki senyawa paling dalam yang berukuran 110 x 110 meter, besarnya dan keagungan kuil menelan Anda.

Backpacker

I am a web developer who is working as a freelancer. I am living in Jogjakarta, a crowded city of Indonesia. I am promoting for kotayogyakarta.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *